28 Januari 2023
Penari tradisional Kerinci (kiri) memasangkan selempang kepada Gubernur Jambi, H Al Haris (tiga dari kanan menunduk) sebagai tanda kehormatan pada peringatan HUT ke – 64 Kabupaten Kerinci di gedung DPRD Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Rabu (9/11/2022). (Foto : Matra/KominfoJbi).

(Matra, Kerinci) – Pembangunan sarana infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi terus ditingkatkan guna mendukung konektivitas pariwisata dan pengangkutan produksi pertanian daerah itu ke pusat perdagangan di daerah perkotaan. 

Kualitas jalan dan jembatan di Kabupaten Kerinci harus tetap terjaga dengan baik agar arus transportasi ke berbagai destinasi wisata andalan dan pusat produksi pangan utama di daerah pegunungan Jambi itu tidak sampai terputus, khuusnya di musim hujan saat ini.

Pentingnya pembangunan infratruktur di Kabupaten Kerinci tersebut mengemuka pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 64 Kabupaten Kerinci tahun 2022 dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Kerinci di gedung DPRD Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Rabu (9/11/2022).

HUT ke – 64 Kabupaten Kerinci bertajuk “Wujudkan Ekonomi Bangkit, Cinta Produk Dalam Negeri” dihadiri Gubernur Jambi, Dr H Al Haris, SSos, MH, Ketua DPRD Provinsi Jambi, H Edi Purwanto, Bupati Kerinci, Dr H Adirozal dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh.

Al Haris pada kesempatan tersebut mengatakan, sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kerinci, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tahun 2022 ini menetapkan beberapa prioritas pembangunan jalan dan jembatan di Kerinci. Dana yang dialokasikan untuk pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Kerinci mencapai Rp 51,8 miliar.

“Sekitar Rp 45 miliar kami kucurkan untuk melanjutkan pembangunan jalan dan jembatan Kelok Sago dan sekitar Rp 6,8 miliar untuk pembangunan jembatan Betung Kuning. Selain itu Pemprov Jambi juga mengucurkan anggaran pembangunan perkuatan tebing Danau Kerinci senilai Rp 1 miliar dan peningkatan daerah irigasi Tanduk senilai Rp 1 miliar,”paparnya.

Dikatakan, program dan kegiatan prioritas yang diluncurkan Pemprov Jambi di Kabupaten Kerinci tersebut berkorelasi terhadap konektifitas sistem jaringan tranportasi dan optimalisasi potensi lahan pertanian. Baik itu program pembangunan transportasi dan pertanian yang menjadi baik kewenangan Provinsi Jambi maupun Pemerintah Pusat.

“Pembangunan jalan dan jembatan di Kerinci juga untuk mendukung sektor pariwisata. Melalui jalan dan jembatan yang berkualitas, Kabupaten Kerinci akan bisa meningkatkan berbagai even atau kegiatan pariwisata dan sektor prioritas lainnya,”tuturnya.

Gubernur Jambi, H Al Haris (tiga dari kiri) mengikuti peringatan HUT ke – 64 Kabupaten Kerinci di gedung DPRD Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Rabu (9/11/2022). (Foto : Matra/KominfoJbi).

Lumbung Pangan

Menurut Al Haris, Kabupaten Kerinci sebagai salah satu daerah penghasil beras dan lumbung pangan di Provinsi Jambi harus terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas dan produktivitas beras dan pangan serta meningkatkan produktivitas sayur – sayuran. Dengan demikian Kabupaten Kerinci bisa terus menjadi menjadi daerah pemasok sayur – sayuran bagi Provinsi Jambi.

Al Haris mengungkapkan, pariwisata alam juga merupakan salah satu andalan dalam upaya mendorong perekonomian Kabupaten Kerinci. Destinasi wisata Kabupaten Kerinci sudah masuk Kawasan Strategis Pariwisata Pasional (KSPN). Destinasi wisata tersebut, yakni alam yang asri, Danau Kerinci, kenanekaragaman hayati dan hutan alam Kerinci yang masuk dalam Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

“Semua kekayaan wisata tersebut sangat indah dan menjadi anugerah besar bagi Kerinci. Kita harus menjaga dan melestarikan alam Kerinci sebagai penopang utama bagi wisata Kerinci. Pembangunan pariwisata ini penting sebagai salah satu penyumbang pendapatan besar bagi Kabupaten Kerinci,”ujarnya.

Menurut Al Haris, pengembangan wisata Kerinci bukan hanya untuk pelaku usaha wisata, tetapi juga bagi seluruh masyarakat. Karena itu program literasi wisata dan kesadaran wisata bagi masyarakat di Kerinci menjadi sangat penting untuk terus dikembangkan.

Al Haris pada kesempatan tersebut juga memberikan apresiasi atas berbagai hasil dan capaian pembangunan oleh Pemkab Kerinci. Capaian pembangunan itu tentunya bisa diraih atas kerja sama dengan berbagai pihak (stakeholders) maupun masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi berbagai hasil dan capaian pembangunan Pemkab Kabupaten Kerinci. Semia itu bisa diraih berkat kerja sama dan sinergi semua pihak terkait. Capaian pembangunan itu bukan hanya kerja pemerintah, tetapi juga semua pemangku kepentingan, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan semua pihak terkait,”ujarnya.

Dijelaskan, peringatan HUT ke – 64 Kabupaten Kerinci merupakan momentum untuk melakukan evaluasi pembangunan. Hasil pembangunan yang positif harus tetap dipertahankan dan terus ditingkatkan. Sedangkan aspek-aspek negative pembangunan yang negatif ataupun belum optimal hendaknya diperbaiki di masa mendatang.

“Evaluasi pembangunan sangat penting untuk terus meningkatkan kinerja dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan serta pelayanan public. Melalui evaluasi tersebut, program pembangunan semakin efektif dan efisien, meningkatkan kemajuan dan daya saing daerah dan akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ujarnya.

Al Haris juga meminta jajaran Pemkab Kerinci terus meningkatkan tata kelola pemerintahan agar mampu memberikan fungsi pelayanan publik secara optimal bagi masyarakat di Provinsi Jambi, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Kerinci.

Pembangunan Meningkat

Sementara itu, Bupati Kerinci, Adirozal pada kesempatan itu mengatakan, laju pembangunan Kabupaten Kerinci satu tahun belakangan relatif meningkat. Laju pertumbuhan ekonomi kerinci tahun 2021 ekonomi Kerinci tumbuh sebesar 4,33 % atau naik dari tahun 2020 sekitar 3,69 %.

Kemudian Pemerintah Kabupaten Kerinci juga menjadi kabupaten inovatif pada pembangunan infrastruktur jalan tahun 2021. Selain itu, di sektor pertanian, Kabupaten Kerinci merupakan lumbung padi Provinsi Jambi. Luas sawah di Kerinci mencapai 20.725 hektare (ha) yang tersebar di seluruh Kecamatan dan menghasilkan 110,195 ton gabah kering giling.

“Kabupaten Kerinci juga berhasil meraih berbagai penghargaan nasional dan provinsi. Di antaranya penghargaan wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebanyak delapan kali hingga tahun ini,”ujarnya.

Dijelaskan, Kabupaten Kerinci juga meraih penghargaan dari Kementerian Aparatur Negara sebagai daerah inovatif dan daerah peraih penghargaan nilai investasi tertinggi 2021.

“Kami akan terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat terutama pelayanan publik. Semoga kedepan sesuai visi misi Kerinci lebih baik dan maju,”katanya.

Sedangkan Ketua DPRD Kerinci, H Edminudin pada kesempatan itu mengaharapkan Gubernur Jambi, H Al Haris meningkatkan penanganan jalan di Kabupaten Kerinci, khususnya ruas jalan berstatus jalan provinsi. Program prioritas unggulan Provinsi Jambi diharapkan juga bisa menyentuh wilayah Kabupaten Kerinci. Baik itu sektor pariwisata, pertanian, perkebunan dan lainnya.

Dikatakan, salah satu masalah pembangunan jalan di Kerinci yang perlu mendapatkan perhatian Gubernur Jambi, yakni penanganan longsor yang sering terjadi di wilayah Desa Muaraemat. Jalan tersbeut jalur utama Kerinci dan Kota Sungaipenuh ke Kota Jambi dan daerah lain di Jambi.

“Di musim hujan seperti sekarang, ruas jalan tersbeut rawan longsor danambles. Kami juga berharap rute penerbangan Kota Jambi – Kerinci bisa diaktifkan kembali sebagai transportasi alternatif,”katanya. (Matra/AdeSM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *