28 Januari 2023
Wakil Bupati Merangin, H Nilwan Yahya (kanan) ketika meninjau penanganan longsor di ruas jalan Desa Renah Medan, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Rabu (9/11/2022). (Foto : Matra/KominfoMerangin).

(Matra, Merangin) – Kekhawatiran warga masyarakat Kabupaten Merangin terhadap terjadinya longsor di musim hujan saat ini akhirnya terjadi juga. Satu ruas jalan di kawasan perbukitan, Desa Renah Medan, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi tertimbun longsor, Rabu (9/11/2022). Ruas jalan tersebut menghubungkan Kecamatan Renah Pembarap dengan Kecamatan Batang Masumai.

Ruas jalan Renah Medan tertimbun longsor menyusul hujan deras yang mengguyur daerah itu sepekan terakhir. Longsor membuat material batu, pasir dan pepohonan menimbun badan jalan. Akibatnya arus transportasi Kecamatan Renah Pembarap – Kecamatan Batang Masumai sempat lumpuh total.

Material longsor yang menimbun badan jalan akhirnya dibersihkan setelah Wakil Bupati Merangin, H Nilwan Yahya meninjau lokasi longsor, Rabu siang. Saat itu, Nilwan Yahya segera turun ke lokasi dan segera meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Merangin membersihkan material longsor yang menimbun jalan menggunakan alat berat. Setelah material longsor dibersihkan, arus transportasi di ruas jalan tersebut pun bisa kembali dilalui kendaraan Rabu (9/11/2022) malam.

“Saya segera meminta Dinas PUPR Merangin segera menurunkan alat berat ke lokasi jalan tertimbun longsor ini guna mengatasi kelumpuhan arus transportasi. Panjang ruas jalan yang tertimbun longsor ini mencapai 120 meter. Material longsor yang menimbun jalan teri diri dari batu, tanah dan pohon. Butuh beberapa jam membersihan material longsor yang menimbun jalan ini,”ujar Nilwan Yahya di lokasi longsor.

Menurut Nilwan Yahya, kendati material longsor yang menimbun badan jalan di Desa Renah Medan, Renah Pembarap sudah dibersihkan dan arus transportasi sudah lancar kembali, para pengguna kendaraan yang melintasi jalan tersbeut diminta ekstra waspada. Kemungkinan longsor susulan masih bisa terjadi di ruas jalan daerah perbukitan itu karena curah hujan masih tinggi.

“Pengendara juga harus hari-hati karena ruas jalan yang sempat tertimbun longsor ini masih licin akibat sisa lumpur. Kemudian terdapat juga banyak pohon besar yang rawan tumbang,”katanya.

Dijelaskan, ruas jalan Desa Renah Medan, Kecamatan Renah Pembarap – Kecamatan Batang Masumai, Merangin termasuk daerah rawan longsor, khususnya di musim hujan. Karena itu ruas jalan tersbeut harus diwaspadai pengguna kendaraan, khususnya ketika hujan deras turun atau seusai hujan turun.

“Kami kembali mengingatkan agar pengendara yang melintasi jalan ini hati-hati agar jangan sampai terjebak atau bahkan tertimbun longsor. Jika hujan deras, hati-hati lewat jalan ini,”ujarnya.

Nilwan Yahya mengatakan, ruas jalan lain di kawasan perbukitan Kabupaten Merangin yang rawan longsor di musim hujan saat ini, yakni ruas jalan Bangko – Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh. Ruas jalan yang menghubungkan Kota Jambi dengan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh yang rawan longsor terjadi di perbatasan Merangin – Kerinci, yakni wilayah Muaraemat. Ruas jalan tersebut sering longsor dan ambles di musim hujan.

“Para pengendara dari Kota Jambi dan daerah lain di Provinsi Jambi yang menuju Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh melalui jalur Bangko – Muaraemat – Kerinci harus hati-hati. Kami juga menyiapkan petugas dan alat berat mengantisipasi longsor di ruas jalan tersebut,”katanya. (Matra/AdeSM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *