28 Januari 2023
Kekayaan budaya Muarojambi, tarian pencak silat disuguhkan menyambut Gubernur Jambi, H Al Haris dan rombongan pada peringatan HUT ke – 23 Kabupaten Muarojambi di gedung DPRD Kabupaten Muarojambi, Sengeti, Muarojambi, Provinsi Jambi, Selasa (18/10/2022). (Foto : Matra/KominfoJbi).

(Matra, Jambi) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mengalokasikan dana sekitar Rp 90,1 miliar untuk membangun sarana infrastruktur di Kabupaten Muarojambi. Dana tersebut diutamakan membangun infrastruktur jalan, tebing sungai, drainase (saluran air) dan sarana olah raga (sport center).

Gubernur Jambi, Dr H Al Haris, SSos, MH pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 23 Kabupaten Muarojambi di gedung DPRD Kabupaten Muarojambi, Sengeti, Muarojambi, Provinsi Jambi, Selasa (18/10/2022) mengatakan, salah satu pembangunan jalan di Muarojambi yang didanai Pemprov Jambi, yakni ruas jalan provinsi mulai dari Tempino, Kabupaten Muarojambi – Muarabulian, Kabupaten Batanghari. Pembangunan jalan sekitar 32 kilometer (Km) tersebut mencapai Rp 26 miliar.

Kemudian pembangunan ruas jalan Sungai Duren – Sungai Buluh sekitar lima kilometre dengan dana Rp 7 miliar dan ruas jalan Simpang Talangpudak – Suakkandis sekitar 50 Km dengan dana Rp 39,6 miliar. Pembangunan ruas jalan Simpang Talangpudak – Suakkandis dilakukan secara bertahap (multi years).

Al Haris mengatakan, Pemprov Jambi juga membangun sarana infrastruktur di Kabupaten Muarojambi, yakni tebing Sungai Suakkandis dengan dana Rp 1 miliar dan perbaikan saluran air (drainase) kota dengan dana Rp 1 miliar. Selain itu Pemprov Jambi juga terus melakukan pemeliharaan sungai di kawasan Candi Muarojambi dengan dana Rp 500 juta serta pembangunan gedung stadion senilai Rp 15 miliar. Pembangunan gedung stadion tersbeut juga dilakukan secara bertahap.

Khusus untuk pembangunan kawasan Candi Muarojambi, Al Harus mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muarojambi terus berusaha meningkatkan pengelolaan kawasan Percandian Muarojambi. Hal itupenting karena Candi Muarojambi saat ini sudah memiliki status kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN).

Dikatakan, sinergi (kerja sama) Pemkab Muarojambi, Pemprov Jambi, Pemerintah Pusat dan pihak terkait membangun dan menata KCBN Candi Muarojambi selama ini sudah terjalin dengan baik. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, dan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo sudah berkunjung ke Candi Muarojambi satu tahun terahir.

Menurut Al Haris, kunjungan Presiden RI dan para menteri tersebut membuahkan hasil besar, yakni adanya alokasi besar dana pembangunan Candi Muarojambi dari Pemerintah Pusat (Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional/APBN). Dana tersebut khusus pengembangan kawasan percandian Muarojambi sebagai destinasi wisata nasional.

“Sinergi untuk penataan dan pengembangan kawasan percandian Muarojambi juga harus terus kita tingkatkan untuk memperjuangan agar Candi Muarojambi masuk dalam UNESCO World Heritage (keajaiban dunia),”katanya.

Al Haris lebih lanjut mengatakan, pembangunan Kawasan Industri Kemingking (KIK) di Kabupaten Muarojambi yang sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional juga diharapkan bisa terlaksana dengan lancar.

“Keberadaan KIK tentunya akan memberikan multiplier effect (manfaat ganda), bukan hanya bagi Kabupaten Muarojambi tetapi juga bagi Provinsi Jambi. Karena itu kami terus mendukung pembangunan KIK sesuai dengan kewenangan Pemprov Jambi,”katanya.

Gubernur Jambi, H Al Haris (dua dari kanan) disaksikan Penjabat Bupati Muarojambi, H Bachyuni Deliansyah (kanan) dan Ketua DPRD Provinsi Jambi, H Edi Purwanto (tiga dari kanan belakang) memotong nasi tumpeng pada peringatan HUT ke – 23 Kabupaten Muarojambi di gedung DPRD Kabupaten Muarojambi, Sengeti, Muarojambi, Provinsi Jambi, Selasa (18/10/2022). (Foto : Matra/KominfoJbi).

Pelayanan Publik

Di bagian lain sambutannya, Al Haris mengatakan, Pemkab Muaraojambi harus terus meningkatkan pelayanan publik agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang maksimal. Peningkatan pelayanan publik tersebut dapat dilakukan melalui perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.

Melalui perencanaan yang baik, pelaksanaan program pembangunan di Muarojambi dapat dilaksanakan semakin efektif dan efisien. Efektivitas dan efisiensi pembangunan tersebut sangat mendukung peningkatan daya saing daerah yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dijelaskan, kian hari, ekspektasi atau harapan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik kian tinggi. Hal tersebut merupakan hal yang positif sebagai cerminan bahwa masyarakat semakin cerdas, semakin peduli, dan semakin kritis.

“Ekspektasi tinggi tersebut harus kita respon dengan kinerja tinggi, yakni penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, transparan, akuntabel dan inovatif atau penuh terobosan,”ujarnya.

Menurut Al Haris, sebagai salah satu strategi untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan di Provinsi Jambi, Al Haris juga mengajak Pemkab Muarojambi dan seluruh seluruh pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi terus meningkatkan kerja sama pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Al Haris pada kesempatan tersebut juga memberikan apresiasi terhadap berbagai hasil atau capaian pembangunan di Kabupaten Muarojambi selama ini. Hasil pembangunan tersebut dicapai berkat kerja sama semua pihak terkait, mulai dari jajaran pemerintahan daerah, dunia usaha, akademisi dan masyarakat. (Matra/AdeSM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *