28 Januari 2023
Penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antisipasi bencana alam Rapat Koordinasi (Rakor) Basarnas Provinsi Jambi di Hotel BW Luxury, Kota Jambi, Rabu (12/10/2022). (Foto : Matra/BasarnasJambi).

(Matra, Jambi) – Wilayah Provinsi Jambi termasuk daerah paling rawan bencana di Sumatera, khususnya memasuki musim hujan seperti kondisi saat ini. Bencana alam yang sangat rawan terjadi di Jambi di musim penghujan, yakni bencana banjir, tanah longsor, banjir bandang dan kecelakaan transportasi air. Karena itu seluruh lapisan masyarakat Jambi, khususnya yang berada di daerah rawan bencana banjir, longsor dan kecelekaan transportasi air diminta meningkatkan kewaspadaan. 

Hal tersebut diungkapkan Direktur Badan Pencarian dan Pertolongan (Search and Rescue/SAR) Nasional, Brigjen TNI (Mar) Wurjanto, MHum pada Rapat Koordinasi (Rakor) Basarnas Provinsi Jambi di Hotel BW Luxury, Kota Jambi, Rabu (12/10/2022).

Rakor Basarnas Jambi yang dihadiri seluruh personil kantor Basarnas 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, unsur Polri, TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berlangsung sejak Selasa (11/10/2022).

Rakor Basarnas Jambi terebut dibuka Staf Ahli Gubernur Jambi, Drs Ariansah ME mewakili Gubernur Jambi, Dr H Al Haris, SSos, MH. Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) mengenai antisipasi bencana alam antara peserta rakor dengan Basarnas Jambi.

Menurut Wurjanto, wilayah Provinsi Jambi yang memiliki kondisi geografis berbukti dan banyak sungai merupakan daerah cukup rawan bencana, baik bencana alam maupun kecelakaan di sungai (air).

“Bencana alam yang sering terjadi di Jambi, yakni banjir, longsor, banjir bandang, kecelakaan transportasi di sungai dan laut pantai timur serta kebakaran hutan dan lahan,”ujarnya.

Dikatakan, sesuai letaknya di wilayah bagian tengah Pulau Sumatera, Jambi memiliki Sungai Batanghari terpanjang di Sumatera. Sungai tersebut banyak dimanfaatkan masyarkat sebagai jalur transportasi dan penggunaan lainnya. Masih banyak sungai di Jambi selain Sungai Batanghari yang juga dimanfatkan masyarakat sebagai jalur transportasi dan kegiatan lainnya.

“Sungai Batanghari dan seluruh sungai di Jambi yang sering meluap di musim hujan sangat rawan kecelakaan transportasi air dan tenggelamnya warga yang beraktivitas di kawasan sungai. Kemudian Jambi juga rawan kecelakaan transportasi laut di pantai timur akibat cuaca ekstrim dan gelombang besar,”katanya

Wurjanto menjelaskan, berdasarkan data Basarnas Provinsi Jambi, selama tahun 2021 hingga Oktober 2022, Basarnas Jambi sudah menangani 11 kali kecelakaan kapal. Sebagaian besar kecelakaan kapal tersebut menimpa kapal penumpang, kapal barang dan kapal nelayan. Kemudian Basarnas Jambi juga cukup banyak menangani orang tengelam di sungai yang ada di Jambi.

“Salah satu solusi dan mengantisipasi kerawanan kecelakaan di air ini, yaitu melakukan rapat koordinasi. Melalui rapat ini kita bisa rumuskan dan memformulasikan peran masing masing stakeholder (pemangku kepentingan) dan instansi terrkait. Dengan demikian semua pihak terkait bisa melakukan gerak cepat cepat merespon keadaan tanggap darurat (quick and rescue),” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi, H Al Haris dalam sambutannya yang disampaikan Staf Ahli Gubernur Jambi, Drs Ariansah, ME menjelaskan, Pemerintah Provinsi (pemprov) Jambi memiliki komitmen dan perhatian besar terhadap pencarian dan pertolongan korban kecelakaan maupun bencana alam.

Dijelaskan, jajaran BPBD Provinsi Jambi dan BPBD kabupaten/kota se-Provinsi Jambi senantiasa siaga di pos masing-masing mengantisipasi berbagai potensi bencana alam. Baik bencana banjir, banjir bandang, longsor, kecelakaan air, kebakaran, kebakaran hutan dan berbagai bencana alam lainnya.

“Memasuki musim hujan saat ini, jajaran BPBD Provinsi Jambi dan seluruh pihak terkait, termasuk kalangan pengusaha kami minta meningkatkan kesiagaan. Saat ini Jambi rawan bencana banjir luapan sungai, longsor di kawasan perbukitan wilayah Kabupaten Kerinci, Merangin dan Sarolangun,”katanya. (Matra/AdeSM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *