29 September 2022
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, H Sandiaga Salahuddin Uno (tiga dari kiri) menyerahkan penghargaan desa wisata kepada Wakil Bupati Simalungun, H Zonny Waldi, SSos, MM (kiri) pada peresmian Desa Wisata Warna Warni Tigarihit, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Simalungun, Sumut, Rabu (20/7/2022). (Foto : Matra/KominfoSimalungun).

(Matra, Simalungun) – Desa wisata Tigarihit, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meraih penghargaan pariwisata nasional. Desa wisata tersebut masuk kategori 50 besar desa wisata terbaik se-Indonesia 2022.

Piagam penghargaan pariwisata untuk Desa Wisata Warna Warni Tigarihit, Simalungun tersebut diserahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Dr H Sandiaga Salahuddin Uno, BBA, MBA kepada Wakil Bupati Simalungun, H Zonny Waldi, SSos, MM ketika meninjau Desa Wisata Warna Warni Tigarihit, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Simalungun, Sumut, Rabu (20/7/2022).

Pada kesempatan tersebut Menparekraf, Sandiaga Uno juga meresmikan Desa Wisata Warna Warni Tigarihit sebagai 50 Desa Wisata Terbaik se-Indonesia, meresmikan Desa Wisata Indonesia Bangkit dan memberikan Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022.

Peresmian desa wisata tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Sandiaga Uno dan Zonny Waldi. Setelah itu Sandiaga Uno, Zonny Waldi, jajaran Dinas Parwisata Sumut menanam bibit pohon penghijauan di desa wisata Tigarihit.

Selain itu, Direktur Tata Kelola dan Informasi Kemenparekraf, I Nasution pada kesempatan tersebut memberikan bantuan berupa dukungan pembinaan dan pendampingan Desa Wisata Mitra Bakti BCA kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Bantuan tersebut juga sebagai bentuk dukungan pemberian pembekalan, informasi pengembangan sumber daya manusia (SDM), pembangunan sarana dan mendorong promosi desa wisata ke mancanegara.

Kemudian Kemenparekraf juga memberikan bantuan dukungan tempat sampah dan cuci tangan portable sebagai bentuk dukungan CHSE (cleanliness, health, safety dan enviromental sustainability) dan kebersihan lingkungan. Bantuan sarana kebersihan tersebut diterima Camat Girsang Sipanganbolon, Maruwandi Yosua Simaibang.

Turut hadir pada peresmian desa wisata itu, anggota DPRD Kabupaten Simalungun, Maraden Sinaga, Wakapolres Simalungun Komisaris Polisi (Kompol) Efianto, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumut, Zumri Sulthony, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simalungun, M Fikri F Damanik dan Plt Kepala Dinas Kominfo Pemkab Simalungun, SML Simangunsong.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, H Sandiaga Salahuddin Uno (kiri) depan menaman pohon penghijauan di Desa Wisata Warna Warni Tigarihit, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Simalungun, Sumut, Rabu (20/7/2022). (Foto : Matra/KominfoSimalungun).

Sangat Memikat

Menparekraf, Sandiaga Uno pada kesmepatan itu mengatakan, dirinya mengagumi view (panorama) Danau Toba dari Desa Wisata Warna Warni Tigarihit. Panorama Danau Toba dan Pulau Samosir tampak sangat indah dan luar biasa dari desa wisata tersebut. Panorama tersebut merupakan daya tarik wisata yang sangat memikat di Desa Wisata Tigarihit. Kemudian desa tersbeut juga memiliki daya tarik wisata berupa produk – produk ekonomi kreatif.

“Saya mengharapkan, pembangunan Desa Wisata Tigarihit dapat memberikan manfaat langsung kepada warga masyarakat, khususnya peningkatan pendapatan. Jangan orang atau wisatawan hanya datang lihat-lihat dan foto-foto saja. Tetapi warga juga perlu mengelola usaha ekonomi yang dapat dinikmati wisatawan,”katanya.

Sandiag Uno meminta Pemkab Simalungun mengelola dengan baik pantai bebas dan ruang terbuka Parapat. Warga masyarakat dan wisatawan perlu diberikan edukasi (pendidikan) mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan merawat fasilitas-fasilitas yang dibangun di objek wisata tersebut.

Sementara itu, Wakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas peresmian dan pemberian penghargaan wisata Desa Wisata Warna Warni Tigarihit.

“Peresmian desa wisata ini kami harapkan dapat menambah daya tarik wisatawan di Kota Parapat,”katanya.

Zonny Waldi juga mengharapkan warga masyarakat setempat tetap menjaga keearifan lokal dan kebersihan lingkungan. Kemduain warga masyarakat diharapkan mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan usaha ekonomi kreatif untuk menambah pendapatan keluarga.

“Pemandangan dari sini sangat indah. Mari kita kelola objek wisata ini dengan baik untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,”ujarnya.

Terkait keberadaan Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Kota Wisata Parapat, Zonny Waldi mengatakan, kawasan pantai bebas tersebut membutuhkan areal parkir yang memadai. Karena itu Pemerintah Pusat diharapkan membantu pembangunan areal (gedung) parkir di kawasan Pantai Bebas Parapat.

“Areal parkir tersebut diharapkan bisa terintegrasi dengan UMKM, panggung hiburan dan kuliner,”katanya. (Matra/FebP/AdeSM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.